Cintaku diam
Bukan kata-kata rayuan yang membuat tenggelam
Bukan cerita tentang kebutaan yang kadang mencekam
Cintaku dalam diam
Tak terekam
Seperti bayangan di tengah gelap malam
Cintaku sunyi
Dalam ruang hati yang tak pernah sepi
Bukan kosong yang membuat mati
Mengalun bersama simphoni
Meski keheningan sesekali terusik
Kian mengait sampai nurani berbisik
Bukan untuk berbalik, namun segera tarik
Mendaki dalam helaan nafas yang panjang
Mendeburkan tiap riak menjadi gelombang
Memantul di dinding dalam satu ruang
Terasa seperti merpati yang ingin keluar sarang
Terbang dan melayang dengan riang
Seperti kawanan camar yang selalu berdendang
Iri?
Atau hanya satu imaji?
Cintaku, bukan semu
Cintaku, menjagaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar